3.4. MENGANALISIS MEDIA YANG SESUAI DALAM KOMUNIKASI DATA JARINGAN
A. Kabel UTP
Definisi kabel UTP
Kabel UTP adalah
suatu jenis kabel yang dapat dipakai untuk membuat jaringan komputer, berupa
kabel yang di bagian dalamnya berisikan 4 pasang kabel. Kabel Twisted
Pair Cable ini terbagi kedalam 2 jenis
diantaranya, Shielded dan Unshielded. Shielded adalah jenis dari kabel UTP yang
memiliki selubung pembungkus, sedangkan unshielded adalah jenis yang tidak
mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini memakai
konektor RJ-45 atau RJ-11.
Fungsi Kabel UTP
Fungsi
kabel UTP yaitu dapat digunakan sebagai kabel untuk jaringan Local Area Network
(LAN) pada sistem network/jaringan komputer, dan umumnya kabel UTP memiliki
impedansi kurang lebih 100 ohm, dan juga dibagi menjadi kedalam beberapa
kategori berdasarkan kemampuannya sebagai penghantar data.
Jenis-jenis dari kabel UTP
Jenis-jenis dari kabel UTP
· CAT 1 – Kabel UTP Category 1 [Cat1] adalah
jenis kabel UTP dengan kualitas transmisi yang terendah, didesain untuk
mendukung komunikasi suara analog saja.
· CAT 2 – Kabel UTP Category 2 [Cat2] adalah
jenis kabel UTP memiliki kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan
kabel UTP Cat1, jenis atau kategori ini didesain untuk mendukung komunikasi
data dan juga suara digital. Kabel ini bisa mentransmisikan data sampai 4
megabit/detik.
· CAT 3 – Kabel UTP Category 3 [Cat3] adalah
kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel
UTP Category 2, jenis atau kategori ini didesain untuk mendukung
komunikasi data dan suara pada kecepatan hingga 10 megabit per detik.
· CAT 4 – Kabel UTP Category 4 [Cat4] adalah
suatu jenis kabel UTP dengan kualitas transmisi yang jauh lebih lebih baik jika
dibandingkan dengan kabel UTP Category 3 (Cat3) atau sebelumnya, didesain untuk
mendukung komunikasi data dan juga suara sampai kecepatan 16 megabit/detik.
· CAT 5 – Kabel UTP Category 5 [Cat5] adalah
suatu jenis kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik jika
dibandingkan dengan kabel UTP Category 4 (Cat4) atau yang sebelumnya, didesain
untuk mendukung komunikasi data dan komunikasi suara pada kecepatan sampai 100
megabit/detik.
· CAT 6 – Kabel UTP Category
6 [Cat6] adalah jenis standar kabel UTP dengan sertifikasi resmi
paling tinggi.
· CAT 7 – Kabel UTP Category
7 [Cat7] adalah jenis kabel premium yang sangat cocok sekali
sebagai media yang high traffic berbagai macam aplikasi dalam 1 kabel
(single cable). Maksimum data yang terkirim sampai 10 Gbit/detik, dengan
frekuensi 1000 Mhz.
B. Kabel STP
Shielded Twisted
Pair adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis
instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel,Kabel
STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan
Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik
terhadap interferensi EMI.
Kurangan dan Kelebihan STP
Kabel STP mempunyai beberapa kelemahan :
Attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi.
Pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi timbulny,Harganya cukup mahal.
Kelebihan :
Pada
kabel STP, didalamnya terdapat satu lapisan pelindung kabel
internalsehingga melindungi data yang ditransmisikan dari
interferensi/gangguan STP (Shielded Twisted Pair), selain dililitkan,
juga punya proteksi terhadap induksi atau interferensi sinyal dari luar
kabel berupa lapisan kertas alumunium foil, sebelum jaketpembungkus
luar.
Fungsi Kabel STP
Media
transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk
menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan
pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon,komputer
televisi dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima
data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk
menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan
elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman
datanya.
C. Kabel Coaxsial
Kabel
coaxial adalah jenis kabel yang memiliki dua buah penghantar konduktor
berupa kabel solid terbuat dari tembaga sebagai inti, kemudian dilapisi
sekat isolator dan dililit kembali oleh penghantar berupa kabel serabut
yang terbuat dari tembaga atau alumunium sebagai penghantar bagian luar.
Kabel coaxial atau kabel koaksial terbungkus oleh isolator elastis yang
terbuat dari plastik tahan air.
Fungsi Kabel Coaxsial
Fungsi kabel coaxial adalah
untuk mentransmisikan frekuensi tinggi mulai dari 300 kHz keatas, dan
penggunaan kabel ini mempunyai kanal frekuensi yang sangat besar.
Dalam penggunaan sehari-hari, kabel coaxial banyak dijumpai pada antena televisi, antena pemancar radio, dan juga kabel jaringan LAN. Penggunaan kabel koaksial dalam jaringan internet melengkapi instalasi kabel UTP yang juga berperan penting dalam jaringan LAN.
D. Wireless
Wireless atau wireless Network
merupakan sekumpulan komputer yang saling terhubung antara satu dengan
lainnya sehingga terbentuk sebuah jaringan komputer dengan menggunakan
media udara/gelombang sebagai jalur lintas datanya. Pada dasarnya
wireless dengan LAN merupakan sama-sama jaringan komputer yang saling
terhubung antara satu dengan lainnya, yang membedakan antara keduanya
adalah media jalur lintas data yang digunakan, jika LAN masih
menggunakan kabel sebagai media lintas data, sedangkan wireless
menggunakan media gelombang radio/udara. Penerapan dari aplikasi
wireless network ini antara lain adalah jaringan nirkabel diperusahaan,
atau mobile communication seperti handphone, dan HT.Adapun pengertian lainnya adalah sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Terdapat tiga varian terhadap standard tersebut yaitu 802.11b atau dikenal dengan WIFI (Wireless Fidelity),802.11a (WIFI5), dan 802.11. ketiga standard tersebut biasa di singkat 802.11a/b/g. Versi wireless LAN 802.11b memilik kemampuan transfer data kecepatan tinggi hingga 11Mbps pada band frekuensi 2,4 Ghz. Versi berikutnya 802.11a, untuk transfer data kecepatan tinggi hingga 54 Mbps pada frekuensi 5 Ghz. Sedangkan 802.11g berkecepatan 54 Mbps dengan frekuensi 2,4 Ghz.
Wireless LAN
Wireless Local Area Network pada dasarnya sama dengan jaringan Local Area Network yang biasa kita jumpai. Hanya saja, untuk menghubungkan antara node device antar client menggunakan media wireless, chanel frekuensi serta SSID yang unik untuk menunjukkan identitas dari wireless device.
E. Fiber Optik
Komunikasi Fiber optic tergantung pada prinsip cahaya pada medium kaca dapat Dapat membawa informasi lebih banyak dan jarak yang jauh dibanding sinyal listrik yang dibawa oleh media tembaga atau koaksial. Kemurnian serat kaca digabungkan dengan sistem elektronik yang maju memungkinkan serat terlebih mengirimkan sinyal cahaya digital melampaui jarak 100 km tanpa alat penguat. Fiber optik merupakan media transmisi yang ideal dengan sedikit transmisi loss, gangguan rendah dan potensi bandwidth yang tinggi.
Kelebihan Dan Kekurangan Fiber Optik
Kelebihan Fiber Optik
- Kapasitas
(bandwidth) yang besar dalam mentransmisi informasi yang ada memiliki
kecepatan yang tinggi, hingga mencapai beberapa gigabit/detik.
- Sinyal
degradasi lebih kecil,tidak terpengaruh pada gelombang elektromagnetik
dan frekuensi radio Karena terbuat dari kaca dan plastik murni.
- Ukurannya
kecil, ringan, Lebih tipis dan Fleksibel.: mempunyai diameter yang
lebih kecil daripada kabel tembaga sehingga memudahkan suplai dan
pemasangan.
- Murah jika membandingkannya dengan banyaknya daya transmisi dari kabel tembaga Kapasitas lebih besar
- Serat optik aman, Tidak mudah terbakar : tidak mengalirkan listrik.
Kekurangan Fiber Optik
Dari sekian banya kelebihan yang ditawarkan penggunaan kabel fiber optic juga
memiliki kekurangan antara lain harga yang relatif mahal dalam hal
penyambungan, karena memerlukan alat khusus dan memerlukan keahlian dan
ketelitian dalam penyambungan kabel fiber optik.
Jenis - Jenis Koneksi
1. Koneksi Dial Up
Komputer
yang dilengkapi dengan modem analog dapat melakukan dial up, yaitu
menghubungi server milik ISP untuk memperoleh akses internet. Koneksi
dial-up tidak hanya menggunakan jalur telepon rumah (PSTN), tetapi juga
bisa menggunakan telepon genggam berteknologi CDMA.
Pertama-tama,
komputer melalui modem melakukan pemanggilan telepon (dial-up) ke ISP.
Setelah terhubung, komputer akan memperoleh akses internet dari ISP
tersebut. Untuk mengakhiri koneksi internet, dilakukan dengan memutuskan
hubungan telepon. Pelanggan akan dibebani biaya pulsa telepon plus
layanan ISP yang jumlahnya bervariasi tergantung lamanya koneksi.
Modem
dial up mengubah sinyal digital dari komputer menjadi sinyal suara
(sinyal analog) yang ditransmisikan melalui kabel telepon atau
sebaliknya. Itu sebabnya, pada saat koneksi internet berlangsung, kamu
tidak bisa menerima atau melakukan panggilan. Modem dial up umumnya
diklasifikasikan berdasarkan jumlah bit data yang dapat dikirim per
detik (bps, bit per second). Dengan adanya pembatasan interferensi
sinyal suara, kecepatan modem dial up maksimum adalah 56 kbps.
Koneksi
dengan metode ini paling mudah dilaksanakan, sehingga jangkauannya
cukup luas. Kekurangan paling mendasar adalah masalah kecepatan koneksi.
Kualitas jaringan telepon yang terpasang sangat berpengaruh pada
kualitas koneksi. Hal ini disebabkan karena lebar pita frekuensi yang
dipakai rentan terhadap gangguan (noise) yang ditimbulkan dari
lingkungan. Meski demikian, masih banyak orang yang mempergunakan
layanan dial up karena tidak tersedia layanan hubungan kecepatan tinggi
akibat keterbatasan biaya atau karena keadaan geografis yang tidak
memungkinkan.
2. ADSL (Kecepatan Akses Internet-ADSL)
ADSL
(Asymetric Digital Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem yang
bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab
utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem
konvensional (yang bekerja pada frekuensi di bawah 4 kHz). Keuntungan
ADSL adalah memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan
suara/fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter
untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).
Berapakah
Bandwith maksimum yang didapat apabila kita menggunakan akses internet
menggunakan ADSL: Untuk line rate 384 kbps, bandwidth maksimum yang
didapatkan mendekati 337 kbps, Untuk line rate 384 kbps, throughput
rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 40 Kb/s,
Untuk line rate 512 kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati
450 kbps. Untuk line rate 512 kbps, throughput rata-rata (kecepatan
download) yang bisa didapatkan sekitar 52 Kb/s.
3. Koneksi dengan Jaringan Leased Line
Jaringan
internet leased line artinya jaringan yang tersedia untuk mengakses
internet selama 24 jam sehari. Hal ini berbeda dengan dial up, di mana
akses internet hanya tersedia pada saat kamu melakukan hubungan ke ISP.
Oleh karena itu jaringan leased line juga sering disebut sebagai
jaringan dedicated line, yaitu jaringan yang dikhususkan untuk koneksi
internet. Jaringan leased line dapat menggunakan jaringan telepon, kabel
khusus untuk internet, maupun koneksi wireless. Untuk jaringan yang
menggunakan kabel, tersedia layanan ISDN dan DSL. Perhatikan uraian
berikut ini!
ISDN merupakan
komunikasi melalui jaringan telepon yang dapat memisahkan aplikasi suara
(data analog) dengan data nonsuara seperti teks, gambar, dan video
(data digital) pada jaringan yang sama. ISDN dikembangkan pada jaringan
telepon. Modem ISDN tidak mengubah data digital menjadi data analog atau
sebaliknya seperti pada modem dial up (tidak ada proses modulasi dan
demodulasi). Modem ISDN hanya memproses data digital antara komputer
dengan jaringan ISDN. Kecepatan transfer data dengan layanan ini
mencapai 128 kbps, lebih cepat bila dibandingkan dengan kecepatan
koneksi dial up.
Cara kerja koneksi
jenis ini mirip dengan ISDN, yaitu dengan menumpangkan sinyal transmisi
data frekuensi tinggi yang membawa data digital di saluran telepon. Pada
bagian pelanggan dipasang pemisah sinyal (splitter) yang memisahkan
sinyal frekuensi tinggi agar tidak mengganggu sinyal pembicaraan dan
sinyal fungsi operasional pesawat telepon. Dengan demikian, kamu tetap
bisa melakukan panggilan telepon ketika sedang berinternet. Sinyal data
frekuensi tinggi diproses dalam modem DSL guna melangsungkan koneksi
internet antara pelanggan dengan ISP.
Modem DSL langsung
terhubung dengan ISP dari pertama dihidupkan dan menjaga koneksi ini
tetap berlangsung. Kebanyakan modem ini mampu membagi koneksi internet
dari ISP ke beberapa komputer menggunakan port Lokal Area Network (LAN)
atau wireless LAN.
Kecepatan DSL
mencapai ratusan kbps hingga beberapa Mbps. Ada dua jenis teknologi DSL,
yaitu ASDL (Asymmetric Digital Subscriber Line) dan SSDL (Symmetric
Digital Subscriber Line). Selain itu tersedia juga layanan DSL yang
lebih cepat dibandingkan DSL standar, yaitu HDSL (High data-rate DSL)
dan VDSL (Very high data-rate DSL).
4. Satelite VSAT
Koneksi
menggunakan satelite merupakan koneksi yang cukup cepat namun termahal.
Koneksi ini kita harus menggunakan sebuah payung [ parabola khusus ]
untuk menangkap signal satelit.
– kecepatan dari 64 hingga 2mb [ berlaku hanya di Indonesia ] international lebih dari 2mb.
– biaya fix rate bulanan by speed for unlimited use.
– lokasi ditentukan oleh ISP yang menyediakan fasilitas ini.
5. HANDPHONE
Menghubungkan
komputer ke internet melalui sambungan jaringan handphone. Dapat
dihubungkan melalui Bluetooth maupun usb cable data. Saat online jalur
telepon juga tidak terganggu. Bisa menggunakan jaringan GSM maupun CDMA.
GSM dapat lebih cepat dengan teknologi 3G atau bahkan teknologi terbaru
high speed 3,5G. Sedangkan CDMA menggunakan teknologi CDMA 2000 1x
hampir setara dengan 3G. Perhitungan biaya hampir sama semua yaitu
menggunakan sistem perhitungan per kilobyte. Kecepatan mulai dari 64kb –
2mb.
6. WIFI / Hotspot
Jenis
koneksi ini mulai heboh akhir-akhir ini. Dibeberapa kafe, mal
berlomba-lomba memberikan fasilitas ini bahkan gratis untuk para
pengunjung / langganan mereka. Wi-fi ini bisa terkoneksi apabila kita
memiliki modem WIFI, biasanya notebook jadul belum ada jangan sedih bisa
dibeli kok slot pcmci atau colokan usb. Kalau notebook baru biasanya
sudah build in semua, dan handphone smartphone khususnya telah memiliki
wifi build in juga.
7. Cable Modem
Cable
Modem merupakan modem yang menyediakan dua arah komunikasi sata melalui
frekuensi radio (RF) pada infrastruktur saluran CATV (Cable TV). Kabel
modem ini terutama digunakan untuk memberikan akses internet broadband
dalam bentuk internet cable dengan mengambil bandwidth yang tinggi dari
jaringan televisi kabel.
Kekurangan Fiber Optik
Dari sekian banya kelebihan yang ditawarkan penggunaan kabel fiber optic juga
memiliki kekurangan antara lain harga yang relatif mahal dalam hal
penyambungan, karena memerlukan alat khusus dan memerlukan keahlian dan
ketelitian dalam penyambungan kabel fiber optik.
Jenis - Jenis Koneksi
Komputer
yang dilengkapi dengan modem analog dapat melakukan dial up, yaitu
menghubungi server milik ISP untuk memperoleh akses internet. Koneksi
dial-up tidak hanya menggunakan jalur telepon rumah (PSTN), tetapi juga
bisa menggunakan telepon genggam berteknologi CDMA.
Pertama-tama,
komputer melalui modem melakukan pemanggilan telepon (dial-up) ke ISP.
Setelah terhubung, komputer akan memperoleh akses internet dari ISP
tersebut. Untuk mengakhiri koneksi internet, dilakukan dengan memutuskan
hubungan telepon. Pelanggan akan dibebani biaya pulsa telepon plus
layanan ISP yang jumlahnya bervariasi tergantung lamanya koneksi.
Modem
dial up mengubah sinyal digital dari komputer menjadi sinyal suara
(sinyal analog) yang ditransmisikan melalui kabel telepon atau
sebaliknya. Itu sebabnya, pada saat koneksi internet berlangsung, kamu
tidak bisa menerima atau melakukan panggilan. Modem dial up umumnya
diklasifikasikan berdasarkan jumlah bit data yang dapat dikirim per
detik (bps, bit per second). Dengan adanya pembatasan interferensi
sinyal suara, kecepatan modem dial up maksimum adalah 56 kbps.
Koneksi
dengan metode ini paling mudah dilaksanakan, sehingga jangkauannya
cukup luas. Kekurangan paling mendasar adalah masalah kecepatan koneksi.
Kualitas jaringan telepon yang terpasang sangat berpengaruh pada
kualitas koneksi. Hal ini disebabkan karena lebar pita frekuensi yang
dipakai rentan terhadap gangguan (noise) yang ditimbulkan dari
lingkungan. Meski demikian, masih banyak orang yang mempergunakan
layanan dial up karena tidak tersedia layanan hubungan kecepatan tinggi
akibat keterbatasan biaya atau karena keadaan geografis yang tidak
memungkinkan.
2. ADSL (Kecepatan Akses Internet-ADSL)
ADSL
(Asymetric Digital Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem yang
bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab
utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem
konvensional (yang bekerja pada frekuensi di bawah 4 kHz). Keuntungan
ADSL adalah memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan
suara/fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter
untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).
Berapakah
Bandwith maksimum yang didapat apabila kita menggunakan akses internet
menggunakan ADSL: Untuk line rate 384 kbps, bandwidth maksimum yang
didapatkan mendekati 337 kbps, Untuk line rate 384 kbps, throughput
rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 40 Kb/s,
Untuk line rate 512 kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati
450 kbps. Untuk line rate 512 kbps, throughput rata-rata (kecepatan
download) yang bisa didapatkan sekitar 52 Kb/s.
Jaringan internet leased line artinya jaringan yang tersedia untuk mengakses internet selama 24 jam sehari. Hal ini berbeda dengan dial up, di mana akses internet hanya tersedia pada saat kamu melakukan hubungan ke ISP. Oleh karena itu jaringan leased line juga sering disebut sebagai jaringan dedicated line, yaitu jaringan yang dikhususkan untuk koneksi internet. Jaringan leased line dapat menggunakan jaringan telepon, kabel khusus untuk internet, maupun koneksi wireless. Untuk jaringan yang menggunakan kabel, tersedia layanan ISDN dan DSL. Perhatikan uraian berikut ini!
ISDN merupakan komunikasi melalui jaringan telepon yang dapat memisahkan aplikasi suara (data analog) dengan data nonsuara seperti teks, gambar, dan video (data digital) pada jaringan yang sama. ISDN dikembangkan pada jaringan telepon. Modem ISDN tidak mengubah data digital menjadi data analog atau sebaliknya seperti pada modem dial up (tidak ada proses modulasi dan demodulasi). Modem ISDN hanya memproses data digital antara komputer dengan jaringan ISDN. Kecepatan transfer data dengan layanan ini mencapai 128 kbps, lebih cepat bila dibandingkan dengan kecepatan koneksi dial up.
Cara kerja koneksi jenis ini mirip dengan ISDN, yaitu dengan menumpangkan sinyal transmisi data frekuensi tinggi yang membawa data digital di saluran telepon. Pada bagian pelanggan dipasang pemisah sinyal (splitter) yang memisahkan sinyal frekuensi tinggi agar tidak mengganggu sinyal pembicaraan dan sinyal fungsi operasional pesawat telepon. Dengan demikian, kamu tetap bisa melakukan panggilan telepon ketika sedang berinternet. Sinyal data frekuensi tinggi diproses dalam modem DSL guna melangsungkan koneksi internet antara pelanggan dengan ISP.
Modem DSL langsung terhubung dengan ISP dari pertama dihidupkan dan menjaga koneksi ini tetap berlangsung. Kebanyakan modem ini mampu membagi koneksi internet dari ISP ke beberapa komputer menggunakan port Lokal Area Network (LAN) atau wireless LAN.
Kecepatan DSL mencapai ratusan kbps hingga beberapa Mbps. Ada dua jenis teknologi DSL, yaitu ASDL (Asymmetric Digital Subscriber Line) dan SSDL (Symmetric Digital Subscriber Line). Selain itu tersedia juga layanan DSL yang lebih cepat dibandingkan DSL standar, yaitu HDSL (High data-rate DSL) dan VDSL (Very high data-rate DSL).
4. Satelite VSAT
Koneksi menggunakan satelite merupakan koneksi yang cukup cepat namun termahal. Koneksi ini kita harus menggunakan sebuah payung [ parabola khusus ] untuk menangkap signal satelit.
– kecepatan dari 64 hingga 2mb [ berlaku hanya di Indonesia ] international lebih dari 2mb.
– biaya fix rate bulanan by speed for unlimited use.
– lokasi ditentukan oleh ISP yang menyediakan fasilitas ini.
5. HANDPHONE
Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan handphone. Dapat dihubungkan melalui Bluetooth maupun usb cable data. Saat online jalur telepon juga tidak terganggu. Bisa menggunakan jaringan GSM maupun CDMA. GSM dapat lebih cepat dengan teknologi 3G atau bahkan teknologi terbaru high speed 3,5G. Sedangkan CDMA menggunakan teknologi CDMA 2000 1x hampir setara dengan 3G. Perhitungan biaya hampir sama semua yaitu menggunakan sistem perhitungan per kilobyte. Kecepatan mulai dari 64kb – 2mb.
6. WIFI / Hotspot
Jenis koneksi ini mulai heboh akhir-akhir ini. Dibeberapa kafe, mal berlomba-lomba memberikan fasilitas ini bahkan gratis untuk para pengunjung / langganan mereka. Wi-fi ini bisa terkoneksi apabila kita memiliki modem WIFI, biasanya notebook jadul belum ada jangan sedih bisa dibeli kok slot pcmci atau colokan usb. Kalau notebook baru biasanya sudah build in semua, dan handphone smartphone khususnya telah memiliki wifi build in juga.
7. Cable Modem
Cable Modem merupakan modem yang menyediakan dua arah komunikasi sata melalui frekuensi radio (RF) pada infrastruktur saluran CATV (Cable TV). Kabel modem ini terutama digunakan untuk memberikan akses internet broadband dalam bentuk internet cable dengan mengambil bandwidth yang tinggi dari jaringan televisi kabel.




0 komentar:
Posting Komentar